Senin, 29 Juni 2015

Batu Satam (Taktite / Billitonite) Asli Belitung, Indonesia

Code : Satam Besar

Code : Satam Kecil

Kilas Cerita Batu Satam 
(Dari Belitung, Indonesia)
Batu Satam memiliki beberapa nama Ilmiah yakni Taktite / Billitonite.
Istilah Taktite digunakan oleh para ilmuan yang meneliti Batu Satam.
sedangkan istilah Billitonit digunakan oleh seorang peneliti dari Belanda 
bernama Ir. N. Wing Easton 
yang melakukan penelitian terhadap Batu Satam pada tahun 1922. 
Batu satam sudah diuji oleh Fakultas MIPA Universitas Padjajaran dan 
Laboratorium Kimia Mineral dan Lingkungan.
Menurut penelitian ilmiah Batu ini berusia sekitar 700 ribu tahun

Proses Pembentukan Batu Satam
 Sekitar 780.000 tahun yang lalu sebuah asteroid yang besar menabrak bumi di Laut Cina Selatan (kemungkinan di Teluk Tonkin). Asteroid ini bergerak dari barat laut ketenggaradan menabrak bumi dengan sudut tabrakan yang kecil. Pada tahap awal dari tabrakan,
energi kinetis dari asteroid yang menabrak bumi ini melelehkan dan
menghantarkan momentum kepada lapisan atas 
dari batuan di permukaan bumi (seperti pasir dan lumpur) di daerah tabrakan. 
Lapisan yang meleleh, terdiri dari batuan yang mencair, meninggalkan atmosfer  bumi dan pecah menjadi batu semi cair
berbentuk bulatan-bulatan kecil (globules) yang bernama tektite.
Globules ini membentuk bola (dumbbells ),
Namun tergantung pada kecepatan rotasi yang terjadi saat
pembentukan batu tektites atau batu satam itu. Batu Satam yang berbentuk bola (dumbbells) mendingin dengan cepat, begitu cepat sehingga mereka membentuk kaca (sama dengan kaca, tetapi tidak murni). Sekitar lima hingga enam menit setelah tabrakan dengan 
asteroid terjadi, bola yang sekarang telah membeku dan menjadi solid mulai masuk kembali ke atmosfer bumi Ketika jatuh di Belitung.
Bila di lihat atau diperbesar akan tampak 
gurat-gurat membentuk parit kecil berbentuk U. 
Perhatikan bahwa parit berbentuk U ini hanya terbentuk di bagian yang terpanaskan Di depan dari Batu Satam (Tektite). 
juga Bagian belakang dari Batu Satam ini tetap seperti 
aslinya, berbentuk Mirip bola.

Satam Besar 
ukuran
29 mm x 24 mm x 19,5 mm
Rp. 850,000 (IDR)

Satam Kecil
Ukuran
19,5mm x 17,5mm x 15mm
Rp. 250,000 (IDR)


JUAL


Batu Liontin Panca Warna Ciangel - Garut, Indonesia

Batu Panca Warna 
Dari 
Ciangel - Garut
Indonesia

Ukuran 
33mm x 24mm x 12mm

Rp. 500.000 (IDR)


JUAL 


Batu Permata Giok Aceh (Nephrite)

Giok Aceh 
(Nephrite)

Mulus

Ukuran 
16mm x 11.5mm x 9mm

Rp. 400.000 (IDR)


JUAL